Lompat ke konten

Tentang Kami

Selaras dengan perkembangan yang ada, dengan berpijak pada niat baik untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Wisma Penjaringan Sari dan sekitarnya, warga menggagas sebuah gerakan bernama Pasar Nol Kilometer.

Pasar Nol Kilometer adalah bazar sembako yang digelar secara swadaya, dengan mengedepankan aspek gotong rayang, rasa peduli, dan semangat berbagi pada sesama.

Secara umum Pasar Nol Kilometer diadakan dengan model penjualan bahan pokok harga murah, yakni dengan acuan di bawah harga penjualan umum, lalu menggunakan sebagian margin laba untuk membantu warga yang membutuhkan. Data penjualan ini kemudian dilaporkan secara terbuka, baik lewat Pasar Nol Kilometer berikutnya, atau lewat web official warga yang beralamat di www.penjaringan5.id.

Gelaran bazar ini pertama kali diadakan pada 3 Mei 2020, dilanjutkan minggu berikutnya masing-masing 10 dan 17 Mei 2020. Dalam sebuah gelaran diperoleh ‘laba’ sebesar Rp 600 ribu lebih. Kemudian margin ‘laba’ ini dirupakan dalam bentuk sembako lalu dibagikan pada enam warga yang di masa pandemi hidupnya makin kesulitan.

Dalam pelaksanaannya, Pasar Nol Kilometer diadakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat. Ini ditandai setidaknya dengan syarat penggunaan masker, penyebaran fasilitas cuci tangan, hingga model antrean berjarak satu meter lebih. Warga juga dlarang berkerumun atau terus menerapkan physical distancing.

Di luar dugaan, kegiatan membangun ketahanan pangan secara swadaya ini mengundang perhatian sejumlah media, baik nasional maupun lokal. Kegiatan ini sempat diliput Jawa Pos, iNews.id, SindoNews.com, indonesiaimages.net, indonesiainside.com, LensaIndonesia.com, BeritaJatim.com, Kumparan.com, dan infonews.id.

Gelaran Pasar Nol Kilometer juga menuai banyak pujian, baik di lingkungan RT dan RW setempat, juga Kelurahan Penjaringan Sari, bahkan Ketua DPRD Kota Surabaya.

Mereka rata-rata mengapresiasi kegiatan Pasar Nol Kilometer, karena sudah membantu pemerintah dalam upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak sebaran COVID-19.

IMPIAN PENGEMBANGAN

Tiga kali digelar, tiga kali berhdapan dengan pujian, harapan, dan segudang tantangan. Pasar Nol Kilometer terus bergerak secara aktif dan dinamis guna mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan. Di luar itu Pasar Nol Kilometer juga terus kukuh mendukung perekonomian warga, khususnya mereka yang terdampak pandemi corona.

Selain mengandalkan penjualan secara konvensional, yakni dengan menggelar bazar sembako pada hari Minggu, Pasar Nol Kilometer juga siap diluncurkan dalam bentuk penjualan online. Sehingga warga Wisma Penjaringan Sari dan sekitarnya, tak perlu menunggu hari Minggu untuk belanja.

Di web e-commerce yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan, inisiator Pasar Nol Kilometer bahkan siap mewadahi warga untuk bergerak kreatif dalam konteks pemberdayaan ekonomi. Karena ke depan, web pasarnolkilometer.com siap menjadi ruang display produk andalan warga, baik produk kerajinan khas, produk fashion, dan lain-lain, yang bisa dibeli oleh siapa saja.